Majelis Jemaat Terpilih 2017-2022
Presbiter 2017-2022
Majelis Jemaat 2017-2022

Salam Sejahtera

Sejak menjadi Gereja yang bersekutu, bersaksi dan melayani, jemaat GPIB "PANCORAN RAHMAT" Depok telah merefleksikan kehadirannya dengan sungguh dan nyata untuk tetap menjadi Gereja yang dipanggil dan diutus.

Namun yang pasti dan jelas dirasakan adalah sebuah karya dari tangan Sang Penyelamat yang terus menerus memberkati dalam ruang sebuah perjalanan yang bukan tak berujung namun berisikan bentangan karya layan. Sudah sepatutnya ada rasa syukur yang menggelora di sanubari, bahkan sulit sebenarnya diungkapkan dengan kata-kata karena betapa besarnya berkat dan pemeliharaanNya. Mestinya sebagai gereja yang mengalami limpah berkat, selanjutnya harus menjadi berkat bagi sesama.

Menjadi berkat bagi sesama hendaknya dihayati baik secara internal maupun eksternal. Secara internal artinya bagaimana kesatuan kita yang peduli terhadap segala kebutuhan dalam lingkup jemaat, dengan segala kekurangannya. Secara eksternal, sampai sejauh mana kita sebagai Gereja sudah menjadi berkat bagi lingkungan sekitarnya.

Satia Nyantos Ida Malarapan Urip Sane Suci
(Setia menanti dalam pengharapan dan hidup dalam kesalehan)

 

     'Hari Tuhan' atau dalam bahasa populernya disebut dengan 'akhir zaman', seringkali menjadi pertanyaan juga percakapan dalam berbagai masa dan kondisi. Tak jarang topik tersebut divisualisasikan dalam berbagai film yang dilatarbelakangi pemahaman umum masyarakat (sosiologis) maupun pemahaman keagamaan (teologis). Sebut saja film "2012", "End of Days", "Knowing", "Day After Tomorrow", yang nampak cukup familiar dengan kita. Kebanyakan dari film atau gambaran tentang akhir zaman memang mengungkapkan tentang kengerian yang memberi kegentaran hari. Pertanyaannya, dalam Iman Kristen bagaimana sikap kita terhadap fenomena tersebut dan apa yang perlu kita lakukan saat ini?

     Dalam bacaan Firman Tuhan Markus 13:24-37, Tuhan Yesu memberi penjelasan mengenai akhir zaman melalui perumpamaan pohon Ara (ay. 28). Perumpamaan ini nampak begitu kontras dengan percakapan tentang akhir zaman. Mengapa? Karena jika gambaran akhir zaman adalah kekacauan, bencana, kengerian, pohon Ara justru melambangkan yang sebaliknya. Dalam kepercayaan orang Yahudi, gambaran pohon Ara yang bertunas terhubung dengan masa turunya berkat, masa dimana ada damai dan sejahtera. Situasi damai disimbolkan melalui kesejukan yang diberikan pohon tersebut pada musim panas. Bagi orang Yahudi, pohon Ara adalah tempat favorit untuk berdoa dan merenungkan Taurat, tempat yang baik untuk menyampaikan harapan hidup yang baik.

     Denga demikian melalui perumpamaan pohon Ara, Yesus tidak sedang menjadikan peristiwa perang, kekacauan, bencana dan kehancuran sebagai poin penting pemberitaan ttentang akhir zaman. Tetapi bahwa dalam kekacauan dunia yang berulang kali muncul dari masa ke masa, ada tunas keselamatan Allah yang muncul. Sebagai orang yang percaya, kita diajak untuk tidak memperhatikan tanda-tanda kehancuran yang menyebabkan keputusasaan dunia, tetapi memperhatikan peluang akan adanya anugerah Allah, Keselamatan, dan Damai Sejahtera. Dengan demikian, kita diajak untuk turut mengusahakan kedamaian, kesejahteraan, pembebasan, kesetiaan di tengah-tengah dunia yang dipenuhi dengan kekacauan, perang, ketidaksetiaan

     Hal tersebut nampak menjadi lebih jelas ketika kita membaca bagian firman Tuhan dari 1 Korintus 1:3-9, bahwa dalam masa penantian Hari Tuhan, kita diajak unhtuk menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan, bertekun dalam berbagai karunia yang kita miliki, hidup tak bercacat di hadapan Tuhan. Dan kita harus percaya bahwa Allah yang meneguhkan kita dan menyertai kita karena kesetiaan-Nya.

     Minggu masa Adven akan membimbing kita masuk dalam dua penghayatan iman sekaligus : Inkarnasi dan Parousia". Dalam peristiwa Inkarnasi Sang Firman menjadi manusia, kita menghayati semakin dalam akan kehadiran Allah di tengah carut marut kehidupan dunia. Dalam misteri Parousia, yaitu Kedatangan Kristus kembali, kita diajak menyiapkan diri dalam penantian. Yang pasti, tak perlu gundah kapan akhir zaman itu tiba. Tak perlu mengkait-kaitkan tanda-tanda kekacauan dan bencana dan bimbang dengan berbagai spekulasi waktu akhir zaman yang sedang viral dibicarakan. Tetapi, marilah menjadi pribadi yang siap dengan bebenah diri, bertekun dalam karunia yang Tuhan percayakan dan mengusahakan kedamaian, kesejahteraan, pembebasan, keadilan dan kesetiaan di tengah keluarga, masyarakat, dan gereja kita.

 

SIARAN RADIO GPIB

 

Salam Sejahtera.

GPIB telah melayani lewat Siaran Radio GPIB yang dinamakan "Arise 'n Shine" pada Pkl. 14.00 - 15.00 WIB Minggu II & IV setiap bulannya di RADIO RPK (Radio Pelita Kasih) Jakarta.
JaBoDeTaBek : melalui kanal Radio FM 96.3, di seluruh Indonesia & dunia secara real-time melalui : Live audio-steaming di http://www.radiopelitakasih.com.
Aplikasi "Sahabat RPK" di Android / Apple device / BB. Untuk menghubungi saat siaran berlangsung melalui No. Telp (+62)(021)8000444 atau SMS/WA : (+62)08151800444.

 

SEMBOYAN GPIB :

"Dan orang akan datang dari timur dan barat dan dari utara dan selatan dan mereka akan duduk, makan di dalam Kerajaan Allah" (Lukas 13:29)


TUGAS GPIB :

"Memantapkan spiritualitas umat untuk membangun dan mengembangkan GPIB sebagai Gereja Misioner yang membawa damai sejahtera Yesus Kristus di tengah-tengah masyarakat dan dunia"


VISI GPIB :

GPIB menjadi Gereja yang mewujudkan damai sejahtera bagi seluruh ciptaan-Nya.


MISI GPIB :

  • Menjadi Gereja yang terus menerus diperbaharui dengan bertolak dari Firman Allah yang terwujud dalam perilaku kehidupan warga gereja, baik dalam persekutuan, maupun dalam hidup bermasyarakat.

  • Menjadi Gereja yang hadir sebagai contoh kehidupan, yang terwujud melalui inisiatif dan partisipasi dalam kesetiakawanan sosial serta kerukunan dalam masyarakat dengan berbasis pada perilaku kehidupan keluarga yang kuat dan sejahtera.

  • Menjadi Gereja yang membangun keutuhan ciptaan yang terwujud melalui perhatian terhadap lingkungan hidup, semangat keesaan dan semangat persatuan dan kesatuan warga Gereja sebagai warga masyarakat.

JADWAL IBADAH :

Ibadah Hari Minggu (I H M)
Pukul 15.00 WIB
Gedung GPIB "SHALOM" Depok
Jln. Kembang Lio No. 9 Beji Kec. Pancoran Mas
Kota Depok 16431

Ibadah Hari Minggu Pelayanan Anak (IHMPA)
Pukul 08.00 WIB
Kel. Hubertus Paays Kompleks ARCO Blok A No. 92
Kel. Rangkapan Jaya Baru Kec. Pancoran Mas Kota Depok 16434

Ibadah Hari Minggu Persekutuan Teruna (IHMPT)
Pukul 08.00 WIB
Kel. Bendjamin Nendissa Kompleks ARCO Blok A No. 54
Kel. Rangkapan Jaya Baru Kec. Pancoran Mas Kota Depok 16434

Pemberitahuan

Ibadah dan Perayaan Natal Jemaat 2017 GPIB Jemaat PANCORAN RAHMAT Depok
akan dilaksanakan pada:
Hari, Tanggal : Sabtu, 16 Desember 2017
Waktu : Pukul 18:00 wib
Tempat : Gedung Gereja SHALOM Depok
Jln. Kembang Lio No. 9 Beji Depok


Penggalang Dana Natal

  1. Kotak dana Natal 2017 setiap Ibadah Hari Minggu mulai 8 Oktober 2017.
  2. Penjualan Kalender tahun 2018 @Rp. 25.000,-
  3. Kaos Natal 2017 seharga Rp. 75.000,- (S,M,L,XL) dan seharga Rp. 100.000,- (diatas XXL)
  4. Penjualan makanan setiap hari Sabtu atau berdasarkan pesanan, dan juga menyediakan menu Jamuan Kasih untuk kegiatan-kegiatan keluarga (Ibadah, arisan, reuni). Panitia bersedia mengantarkan pesanan.
  5. Iklan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru



Majalah ARCUS GPIB menawarkan kepada Bapak/lbu warga Jemaat GPIB untuk berpartisipasi dalam iklan Ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru di media ini. Untuk maksud tersebut materi ucapan dapat dikirim melalui email ke arcus.gpib@gmail.com lklan ditunggu dari tanggal 4 Desember 2017 s/d 4 Januari 2018.
Harga lklan Majalah arcus :

  • Harga untuk 1 halaman : Rp. 3.000.000,- (tiga juta rupiah).
  • Harga untuk ½ halaman Rp. 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah).

Rek. Bank: BRI Cabang Mangga Dua 034.6010.00379.308
an. Majelis Sinode GPIB